Ini cerita tentang diriku sekaran, banyak obsesi yang ingin kucapai. Salah satunya adalah aku ingin seperti engkau. Pernah sekali saat seorang teman bertanya padaku tentang perasaanku padamu, aku hanya menjawab "Hanum (7/1/2007 12:33:28 PM): Aku suka isi otaknya, cinta sama kepedulian sosialnya"
Lain waktu aku memikirkan kedua orang tuaku. Ingin kuwujudkan mimpi-mimpi mereka, membahagiakan mereka dengan membuat diriku bahagia, walau semu. Lain waktu aku berfikir tentang kuliahku, aku sudah jenuh dengan kuliah walau baru terbilang 2 semester dan aku gak menemukan yang kucari disana selain hanya selembar ijazah untuk membuat pangkatku tidak cepat mati di PNS. Belum lagi kerjaanku yang membuat aku eneg, kadang terpikir untuk keluar dari PNS itu, tapi aku belum siap dengan konsekwensinya, aku terlalu pengecut untuk menghadapi hidupku (tanpa penghasilan tetap) dan memperjuangkan keinginanku, jadi kuputuskan untuk bertahan disana dengan segala kekacauannya (yang pasti aku sudah mengacaukan masyarakat yang sudah menggajiku)
Lalu aku kembali teringat akan engkau, yang jauh disana yang akan terikat pernikahan dengan seorang wanita yang luar biasa (menurutku). Sosoknya tidak hanya menginspirasikanmu saja. Dengan ceritamu, aku terinspirasi untuk dapat berbagi untuk sesamaku. Darinya aku belajar untuk tidak egois dengan apa yang aku punya. Kau tahu? Sekarang aku sedikit demi sedikit mengumpulkan uang yang akan kugunakan untuk mereka yang membutuhkan. Gak tahu bagaimana caranya. Paling gak, kalau aku buntu banget, aku bisa kirim kepadamu untuk membantu pembuatan "TK" itu. Aku yakin ditangan orang seperti kalian tak ada yang tidak bermanfaat.
Sekarang pikiranku banyak terkuras dengan keinginan untuk mengisi otakku yang kosong. Serta terus membaca jejak-jejak kehadiran-Nya. Sambil terus membayangkan engkau berada disisiku ikut menapaki jejak itu besama-sama.
Ah...udah ah...
Kau tahu tidak? Alasan itulah kenapa aku ingin menunggumu. Walau aku tahu itu sangat tidak pasti atau bahkan mustahil. Aku tidak ingin membandingkan diriku dan "wanita tangguh" itu. karena takdir sedang tidak berpihak padaku saat itu, kau berjumpa dengannya sebelum berjumpa denganku. Dan untunglah kau berjumpa dengannya. Hehehe...
Aku suka dengan ide "TK" itu. Dan aku anggap takdir sangat baik telah mempertemukan kalian. dan sangat tidak layak untuk digantikan dengan bila takdir mempertemukan aku dan kau duluan.
Ehmmmm....bagaimana dengan kau ya?